
Kedelai memiliki nilai gizi yang sangat baik dan memiliki cukup banyak vitamin dan mineral. Kadar protein kedelai cukup tinggi, yaitu mencapai 35,6 % (berat kering), bahkan pada varitas unggul kadar proteinnya dapat mencapai 40 % – 43 %.
Dibandingkan dengan beras, jagung, tepung singkong, kacang hijau, daging, ikan segar, dan telur ayam, kedelai mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi, hampir menyamai kadar protein susu skim kering..
Bila seseorang tidak boleh atau tidak dapat makan daging atau sumber protein hewani lainnya, kebutuhan protein sebesar 55 gram per hari dapat dipenuhi dengan makanan yang berasal dari 157,14 gram kedelai. Asam-asam amino lysine, leusin, dan isoleusin merupakan asam amino yang terdapat dalam jumlah yang cukup tinggi.
Selain itu, susu kedelai juga kaya akan isoflavon. Dalam satu gelas susu kedelai terdapat lebih kurang 20 mg isoflavon, yaitu sumber antioksidan potensial.
Isoflavon bermanfaat untuk mengurangi kolesterol, mengurangi gejala menopause, mencegah osteoporosis, dan mengurangi risiko kanker. Untuk kecantikan kulit, antioksidan dalam isoflavon menjaga kehalusan dan kemulusan kulit.
Susu kedelai adalah salah satu hasil pengolahan yang merupakan hasil ekstraksi dari kedelai. Protein susu kedelai memiliki susunan asam amino yang hampir sama dengan susu sapi sehingga susu kedelai seringkali digunakan sebagai pengganti susu sapi bagi mereka yang alergi terhadap protein hewani.
Susu kedelai merupakan minuman yang bergizi tinggi, terutama karena kandungan proteinnya. Selain itu susu kedelai juga mengandung lemak, karbohidrat, kalsium, phosphor, zat besi, provitamin A, Vitamin B kompleks (kecuali B12), dan air. Namun perhatian masyarakat kita terhadap jenis minuman ini pada umumnya masih kurang.
Susu kedelai ini harganya lebih murah daripada susu produk hewani. Susu kedelai dapat dibuat dengan teknologi dan peralatan yang sederhana, serta tidak memerlukan keterampilan khusus. Penggunaan air sumur dapat menghasilkan susu kedelai dengan rasa yang lebih enak.
Untuk memperoleh susu kedelai yang baik, kita perlu menggunakan kedelai yang berkualitas baik.
Berikut ini adalah cara sederhana membuat sendiri susu kedelai agar manfaat optimal bisa didapat:
BAHAN
- Kedelai 1 kg
- Gula
- Garam
- Jahe/pandan/penambah rasa lain
- Air 3 liter
1. Merendam
Bersihkan biji kedelai dan rendam dengan air kira-kira 1 ruas jari dari permukaan kedelai (agar saat mengembang kedelai tetap terendam seutuhnya), rendam selama 10-16 jam. Buang air rendaman kedelai dan cuci sekali lagi. Anda bisa menguliti biji kedelai dan membilasnya dengan air. Menguliti biji kedelai ini bakal membuat proses ekstrasi susu kedelai jadi lebih efisien. Menurut kami kedelai tidak perlu di kupas, karena pada kulitnya tersebut juga mengandung vitamin.
2. Menggiling (blender) biji kedelai
Blender kedelai dengan air sesuai keinginan (bila ingin kental cukup beri air 1 liter).
3. Memanaskan
Tuang dalam panci, bila diinginkan beri gula dan garam sesuai selera, rebus sambil terus di aduk (bila tidak di aduk endapan kedelai dan gula akan gosong dan meninggalkan bau sangit), hingga mendidih benar / buih naik ke permukaan, lalu matikan api. Diamkan beberapa saat, lalu saring. Bila susu terpisah dg airnya, pengalaman kami itu karena sesudah di rebus proses penyaringan tertunda hingga berjam-jam lamanya.
Catatan: bila ingin memberi daun pandan sebaiknya saat hampir mendidih.
4. Memberi rasa (opsional)
Susu kedelai bisa diminum apa adanya, tapi bisa juga ditambahkan gula sebagai perasa. Dengan susu kedelai, Anda juga dapat membuat smoothies buah yang sangat sehat karena mengandung kedelai dan buah-buahan segar.
Untuk penyimpanan sebaiknya setelah susu benar-benar dingin taruh di botol lalu simpan dalam kulkas.



